Manfaat Dan Faktor Pendukung Digitalisasi Desa

Perkembangan teknologi digital saat ini semakin pesat dimana seluruh aspek kehidupan saat ini sudah serba digital. Tidak hanya dikota perkembangan teknologi digital juga sudah masuk ke desa-desa. Digitalisasi desa sudah tertuang dalam UU Nomor 6 tahun 2014 tentang desa yang di dalamnya memberikan amanah bagi desa-desa di nusantara agar mampu menerapkan teknologi informasi dalam pembangunan di desa ( pasal 86 ayat 1-6 ) dan dalam Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa tahun 2020 dimana salah satu pasalnya menyangkut penyediaan sarana dan prasarana dalam kegiatan pelayanan sosial dasar untuk pemenuhan kebutuhan informasi dan komunikasi (pasal 8 ayat 1 huruf a).

Manfaat Digitalisasi Desa

1. Kependudukan
2. Pelayanan Publik
3. Perencanaan Pembangunan dan Penggunaan Anggaran
4. Perekonomian dan Akses Transaksi Desa

Kependudukan dalam hal ini meliputi database warga desa, sarana informasi dan masukan dari warga, akurasi data dan up to date.

Pelayanan publik meliputi pelayanan administrasi menjadi lebih cepat dan dapat diakses secara online 24 jam dalam sehari juga pendidikan dan up date informasi menjadi lebih terbuka.

Perencanaan pembangunan dan penggunaan anggaran meliputi laporan terhadap pembangunan dan penggunaan anggaran menjadi lebih akurat dan transparan.

Perekonomian dan akses transaksi desa meliputi sarana memasarkan produk desa melalui e-commerce yang mudah diakses melalui dunia maya dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Akses ke PPOB, layanan e-banking, dan lainnya menjadi lebih terbuka dan mudah diakses.

Faktor Pendukung Digitalisasi Desa

Infrastruktur yang terdiri dari akses jaringan ke desa-desa seperti listrik, fiber optic, radio, satelit.

Ketersediaan Perangkat yang terdiri dari server, PC, gawai dan lain-lain.

Sumber daya manusia yang ahli di bidang teknologi informasi.

Faktor lainnya seperti budaya, kondisi geografis dan lainnya.

Adapun yang paling penting dari semuanya adalah kesiapan dari masyarakat desa dan aparatur pemerintahan desa dalam menerapkan digitalisasi desa karena dengan perkembangan teknologi informasi saat ini mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap, desa harus mulai beradaptasi dengan teknologi digital agar tidak tertinggal dan hilang.

Bagikan...

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *